Arsip untuk Juli, 2008

liburan seru(kah?)

Dapet liburan 2 minggu sebelum yudisium. pengennya dijalankan dengan senang. ceria dan tanpa beban. tapi sayang, dana dan hati tidak memungkinkan.

Lagi UAS Nih

Apa sih yang ada di pikiran kita kalau denger kata UAS?. Kayaknya semua bakal membayangkan keheningan yang dipenuhi dengan keseriusan. tapi ada sedikit hal yang berbeda bila kalian mengalami situasi UAS seperti di POLMAN ASTRA ini. UAS di sini dijalani dengan sedikit (atau banyak ya??) ehm… kebodohan. di prodi saya yaitu P4, hampir semua menjalani dengan cuek. kalaupun peduli mungkin tingkat kepeduliannya rendah.

kok bisa?
ya kan UAS singkatan dari Ujian Agak Serius.
Lha kalau gitu gimana nanti masalah IP-nya?.
ehm…. berhubung ujiannya nggak serius apalagi IP-nya. ya nggak??? (semoga aja enggak :-) ).

yah,, sebenernya bukan nggak mau serius sih. tapi dengan sistem pengajaran seperti disini yang sebaian besar merupakan praktek. tentunya saat mendapatkan kuliah teori yang satu hari mecapai 10 sks ya mblenger juga toh. yah mungkin ini bisa dianggap sebagai sebuah penafian dari pertanyaan “kok IP-nya kecil sih?”.

mungkin ada yang penasaran tentang gimana sih kuliah di politeknik manufaktur seperti ini. sebenernya sks yang kami harus jalani normal-normal aja sih. semester ini kami harus menjalani 23 SKS. bukan jumlah yang terlalu banyak walaupun nggak bisa dibilang sedikit. yang yadi masalah adalah praktek. saat praktek jam SKS-nya agak parah. prfaktek menufaktur dengan bobot 5 SKS. harus kami jalani dua hari dengan waktu perharinya sampai 8 jam.

Q:Capek nggak??
A:Ya capek lah njrit. kalau nggak capek ngapain gw ngeluh di sini.
Q:trus nggak ada rencana mau pindah?
A:pindah kuliah??. ehm kayaknya enggak deh. walaupun disini melelahkan tapi ada banyak hal menyenangkan yang cukup bisa bikin betah.

Ya, di prodiku yang jumlah mahasiswa hanya 32. kami menjadi lebih akrab satu sama lain. dengan tidak memandang status dan suku (yang terakhir sih masih agak dipandang) kami bisa berbaur dengan baik. di kampus lain tentunya saya nggak akan bisa menemukan orang yang dengan ikhlas (apa pasrah ya?) mau dipanggil Jongos. Atau orang yang badannya keker tapi rela dipanggil tukul (singkatan dari tukang pukul sih!!!). dan tentunya kalau kuliah di universitas yang lain fw jadi nggak punya hak untuk menuliskan ini.