Bagaimana caranya mengganti waktu?

orang bilang waktu yang telah bergulir tak akan pernah bisa kembali. err… kalau kembali sih nggak mungkin memang tapi kalau diganti?. kalau menurutku sih yang nggak bisa diganti itu apa yang kita lewati saat kita melewatkan waktu. lebih tepatnya sih momennya.

di kampusku polman astra, diterapkan suatu peraturan yang mengharuskan siswanya (mahasiswa) untuk menghadiri kuliah 100%. mungkin akan timbul pertanyaan gimana kalo sakit?. gimana kalo ada urusan yang sangat penting?.

yap… tentu saja kita diperbolehkan untuk tidak menghadiri kelas apabila dalam keadaan yang mendesak. lah terus bagaimana dengan peraturan kehadiran 100%?. agar peraturan itu bisa tetap dijalankan maka di polman diberlakukan jam minus.

apa sih jam minus itu?.penjelasannya gimana yah???… intinya sih jam denda akibat ketidakhadiran yang harus diganti. artinya kita harus mengganti waktu yang kita tinggalkan.

adil kan?!. hehe sebenernya sih emang adil. tapi kadang-kadang nggak ngenakin juga. misalnya hari ini aku baru selesai membayar minus yang kalau ditotal nyampe 150 jam lebih. oh iya, per hari di polman di hitung 8 jam. kebayang kan berapa hari…..

yah kilahnya sih biar bisa lebih disiplin aja katanya…..

yah semangat aja deh….

nb. sakit dan ijin dihitung 8 jam perhari.

alfa 16 jam perhari :(

1 Tanggapan ke “Bagaimana caranya mengganti waktu?”


  1. 1 arham blogpreneur September 15, 2009 pukul 12:05 am

    gimana pun juga waktu gak bisa diganti.. hanya .. kedepannya waktu lebih baik digunakan dengan passion dan ketidak sia siaan


Tinggalkan Balasan