Dan kali ini pun, insomnia masih menjebakku. Jam dinding yang lebih cepat 15 menit dari waktu sebenarnya pun tak mampu memaksa mataku untuk terpejam. Padahal pagi ini pengen pulang ke serang. Mulai menghitung domba saja sepertinya
tempatku menulis apapun yang ku mau
Dan kali ini pun, insomnia masih menjebakku. Jam dinding yang lebih cepat 15 menit dari waktu sebenarnya pun tak mampu memaksa mataku untuk terpejam. Padahal pagi ini pengen pulang ke serang. Mulai menghitung domba saja sepertinya
0 Tanggapan ke “Satu, dua, tiga, , , , , 500”