Perjalanan ke negeri diatas awan

Selesai mandi air panas yang membuat tubuh saya yang sudah besar ini tambah melar, kamipun melanjutkan perjalanan. Menunggu angkutan yang akan membawa kami ke dieng cukup membuat gelisah. Kenapa? Lama bro.

Angkutan pun didapat. Berupa bis 3/4 yang kondisinya masih sangat bagus. Berbeda dengan yang biasanya kami temui di jakarta. Yang menarik dari bis ini adalah adanya tangga disamping badan bis. Sejatinya sih dipake untuk menaruh barang ke atap bis. Tapi malah digunakan untuk memanjat bis lalu duduk di atasnya. Dan yang melakukan hal itu adalah anak sd yang baru pulang dari sekolah. Memang sih kalau jalan yang kami lalui jalan lurus datar mungkin tidak terlalu menjadi masalah. Tapi ini adalah jalan pegunungan yang mirip di puncak. Ehm, apa nggak takut kelempar ya?

Setelah dibingungkan oleh dieng 1 dan dieng 2 kamipun sepakat untuk turun di dieng 1. Mencari masjid untuk solat jumat, ternyata sangat mudah ditemukan. Bangunan sendirian di tengah sawah. Hal yang menarik dari dieng adalah suhunya yang cukup dingin. Badan saya sudah menggigil padahal matahari masih tepat diatas kepala saya. Saat saya menyentuh air…… brrrrr… Dingin banget..

Bersambung ke part3

1 Tanggapan ke “Perjalanan ke negeri diatas awan”


  1. 1 elizabethlistya Oktober 3, 2010 pada 9:24 pm

    ditunggu part 3 nya yaa, perjalanan ke dieng yang waktu itu kan? :)


Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s





Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.